Thursday, March 29, 2012

Hipokritasi

"Aku memilih menjadi buta."

"Kenapa?" tanya yang bertenggek di bahu kiriku.

"Entahlah, mungkin cinta memang begitu..." jawab aku, tersenyum. Tawar.

"Okay," jawabnya menyeringai, " ...dan aku nak tengok sejauh mana kau boleh buta..."

***


No comments: